Halo, Mastiners! Bagaimana kabarnya? Semoga selalu sehat dan bahagia. 🌸
Senin, 21 April 2025, suasana di MA Teknologi Informasi Berlian (MASTI Berlian) dipenuhi semangat kebangkitan perempuan dalam memperingati Hari Kartini. Dengan mengusung semangat "Habis Gelap Terbitlah Terang", peringatan tahun ini dikemas secara istimewa dan penuh makna—sebagai bentuk apresiasi terhadap perjuangan R.A. Kartini dan para Kartini masa kini.
Diawali dengan Spiritualitas dan Kebersamaan Pagi hari dimulai dengan sholat dhuha berjamaah yang diikuti seluruh warga madrasah. Setelahnya, mujahadah Asmaul Husna menggema penuh khidmat di aula utama. Suasana makin syahdu saat seluruh siswa dan guru bersama-sama membaca surat Yasin yang ditujukan sebagai doa untuk almarhumah R.A. Kartini—pahlawan emansipasi wanita Indonesia.

Apel Pagi Khusus dan Lomba Pidato Kartini Acara dilanjutkan dengan apel pagi yang istimewa karena dipimpin oleh petugas siswi sebagai simbol semangat kepemimpinan perempuan. Dalam apel ini, juga disampaikan makna Hari Kartini: bukan sekadar mengenang sosok pejuang, tetapi meneruskan perjuangannya lewat pendidikan, kreativitas, dan kepedulian sosial. Ustadzah Ani menyampaikan bahwa mantra yang harus digunakan mulai saat ini adalah dengan berkata "Aku mau dan aku mampu". Karena dengan semangat itulah segalanya bisa dimulai. Selalu ada pertama kali dalam hidup dan yang kita butuhkan hanyalah memulai.
Acara berlanjut di perpustakaan. Sorak sorai terdengar saat lomba pidato antar kelas dimulai. Masing-masing perwakilan putra dan putri dari kelas X Al Farabi, XI Ibnu Khaldun, dan XII Ibnu Sina tampil dengan gagah berani. Tema pidato seputar perjuangan Ibu Kartini dan peran perempuan berhasil menggugah semangat audiens.
Kartini Awards: Ajang Apresiasi Kartini MASTI Berlian Salah satu momen yang paling dinanti adalah Kartini Awards, penghargaan bergengsi untuk sosok-sosok inspiratif di lingkungan MASTI Berlian. Tahun ini, ada lima kategori penghargaan yang diberikan:
Kartini Cendekia: diraih oleh Zahratus Siti Syahda Aulia atas prestasi dan keaktifannya di bidang akademik.
Kartini Religius: diberikan kepada Zaora Dyna Zaydazia yang konsisten dalam kegiatan keagamaan.
Kartini Techno-Creative: jatuh kepada Arinda Faura Azzahra yang aktif dalam inovasi dan konten digital.
Kartini Penggerak: dianugerahkan kepada Ustadzah Nur Ania Fitrianti atas dedikasinya dalam membimbing dan menggerakkan siswa.
Kartini Inspiratif: diberikan kepada Ustadzah Hafi Nur Habibah atas keteladanannya dalam pendidikan.
Suasana haru dan bangga terasa saat para penerima penghargaan naik ke panggung. Mereka bukan hanya membanggakan, tapi juga memberi teladan bagi seluruh Mastiners.
Seperti kata Ibu Kartini: "Tiada awan di langit yang tetap selamanya. Tiada mungkin akan terus menerus terang cuaca. Sehabis malam gelap gulita, lahir pagi membawa keindahan. Kehidupan manusia serupa alam."
Mari kita jadikan Hari Kartini sebagai momentum untuk terus bergerak maju—belajar, berkarya, dan berani bersuara. Untuk para Kartini masa kini: teruslah menjadi cahaya yang menuntun perubahan, baik di dunia pendidikan, teknologi, maupun sosial kemasyarakatan.
Eitsss.. Jangan Lewatkan! Peringatan Hari Kartini belum usai, lho! Masih ada lomba video kreatif antar kelas yang akan diumumkan pemenangnya dalam waktu dekat. Nantikan karya siapa yang akan menjadi yang terbaik dan paling menginspirasi!
Sampai jumpa di keseruan berikutnya, Mastiners! Terus semangat, terus berkarya, dan teruslah jadi Kartini hebat di era modern ini! 💫

Info PPDB : 0838 4989 8150 (Bu Ani)