Halo, Mastiners! 🌟
Alhamdulillah, semarak kegiatan kembali hadir di keluarga besar MA Teknologi Informasi Berlian. Tahun ini, rangkaian kegiatan MATAMUDA (Masa Ta’aruf Murid Madrasah) 2026 menjadi semakin istimewa dengan keikutsertaan siswa-siswi MASTI Berlian dalam pawai di wilayah Kutorejo.
Dengan penuh semangat, para siswa turut ambil bagian dalam kemeriahan pawai yang berlangsung di Mojoranu dan Sawo, Kutorejo. Mengusung tema “Cendekiawan Digital”, MASTI Berlian hadir membawa semangat generasi muda yang tidak hanya unggul dalam ilmu dan teknologi, tetapi juga memiliki akhlak, kreativitas, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Pawai Mojoranu: Semangat Cendekiawan Digital

Kemeriahan pawai di wilayah Mojoranu menjadi salah satu momen yang penuh semangat. Siswa-siswi MASTI Berlian tampil dengan antusias mengikuti iring-iringan bersama masyarakat dan berbagai lembaga pendidikan lainnya.
Dengan langkah yang kompak dan wajah penuh keceriaan, para siswa membawa identitas MASTI Berlian sebagai madrasah yang memadukan nilai keislaman dengan perkembangan teknologi.
Tema “Cendekiawan Digital” menjadi gambaran sosok pelajar yang ingin dibentuk MASTI Berlian: generasi yang cerdas dalam berpikir, kuat dalam akhlak, kreatif dalam berkarya, serta mampu memanfaatkan teknologi untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pawai bukan sekadar kegiatan untuk memeriahkan suasana. Di dalamnya terdapat pembelajaran tentang kebersamaan, kekompakan, kedisiplinan, dan keberanian untuk tampil di tengah masyarakat.
Puncak MATAMUDA 2026
Rangkaian kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari perjalanan MATAMUDA (Masa Ta’aruf Murid Madrasah) 2026, sebuah masa pengenalan dan pembentukan awal bagi para murid baru MASTI Berlian.
MATAMUDA bukan sekadar kegiatan untuk mengenalkan lingkungan madrasah. Lebih dari itu, MATAMUDA menjadi ruang bagi para murid untuk mulai mengenal budaya, nilai, program, serta semangat yang menjadi identitas MASTI Berlian.
Melalui berbagai kegiatan bersama, para murid belajar tentang kerja sama, kedisiplinan, keberanian, kepedulian, dan tanggung jawab.
Terlebih dengan mengusung semangat “Cendekiawan Digital”, para murid diajak untuk memahami bahwa menjadi generasi digital bukan hanya tentang mampu menggunakan teknologi.
Menjadi Cendekiawan Digital berarti mampu menggunakan ilmu dan teknologi dengan bijak, menghasilkan karya yang bermanfaat, tetap berpegang teguh pada akhlak, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.
Dari Madrasah untuk Masyarakat
Kemeriahan pawai di Kutorejo menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Setiap langkah, setiap interaksi, dan setiap pengalaman bersama masyarakat dapat menjadi bagian dari proses belajar.
Melalui kegiatan ini, MASTI Berlian ingin terus menanamkan kepada para siswa bahwa ilmu harus berjalan bersama akhlak, teknologi harus berjalan bersama tanggung jawab, dan kecerdasan harus diwujudkan dalam kebermanfaatan.
Selamat datang para murid baru MASTI Berlian!
Mari tumbuh bersama, belajar bersama, berkarya bersama, dan menjadi Cendekiawan Digital yang berakhlak serta membawa manfaat bagi masyarakat.
MASTI Berlian Berakhlak, Cerdas, Hebat Berteknologi. ✨

