
Picture Source: kumparan.com
Mastiners, pernahkah kamu bertanya lebih jauh, betulkah kita terjajah selama 350 tahun?
Siapa bilang Indonesia dijajah 350 tahun? Bohong! Mitos belaka!
Indonesia dijajah Belanda selama 350 tahun lamanya merupakan salah satu mitos sejarah yang sangat terkenal dan hampir tidak pernah dipertanyakan kebenarannya. Dikatakan mitos karena proposisi itu sebagai pandangan sejarah telah dianggap given sebagai kebenaran dan cenderung diterima secara taken for granted.
Dalam buku GJ Resink sebagai sejarawan sekaligus penyair dan ahli hukum memaparkan bukti-bukti betapa semua itu konstruksi politik kolonial.
Berdasarkan studi hukum internasional, Resink mendapati sesungguhnya Belanda tidak pernah **"di sini" selama tiga ratus tahun**, apabila yang dimaksud dengan istilah “di sini" adalah seluruh Kepulauan Indonesia.
Picture Source: jadiberita.com
Kebohongan 350 tahun dijajah dipopulerkan politisi Belanda, tetapi menjadi sangat dipercaya sebagai kebenaran sejarah ketika Sukarno kerap menggunakannya dalam pidato-pidato politik. Lantas para sejarawan dan celakanya pemerintah yang melalui kurikulum pelajaran di sekolah-sekolah akhirnya menjadikan mitos 350 tahun dijajah diterima dan tertanam sebagai kebenaran absolut di masyarakat.
Pada 1936, Gubernur Jendral BC de Jonge berkata: "Kami orang Belanda sudah berada di sini tiga ratus tahun dan kami akan tinggal di sini tiga ratus tahun lagi". Sudah tentu orasi Gubernur Jendral de Jonge terlalu gegabah. Klaim de Jonge bahwa "Kami orang Belanda sudah berada di sini tiga ratus tahun" pada kenyataannya justru menjadikan bumerang dan berhasil menyulut api perlawanan kaum pergerakan kebangsaan untuk mencegah klaim Belanda selanjutnya, "Kami akan tinggal di sini tiga ratus tahun lagi".
Namun, klaim bahwa Indonesia dijajah hingga 350 tahun sepertinya kurang tepat. Lantas, dari mana sebenarnya angka ini muncul? Jawabannya, dari Presiden Pertama RI Sukarno. Lelaki kelahiran Surabaya itu pernah mengatakan, “Indonesia dijajah Belanda selama 350 tahun”. Kalimat ini diucapkan demi membakar semangat para pejuang selama perang pascaproklamasi.

Pictrure Source: IndoPROGRESS
Memang, sekitar dua abad silam, bangsa-bangsa Eropa menjajah hampir seluruh wilayah di dunia demi rempah-rempah dan komoditas lainnya. Proses ini juga disertai dengan peperangan dan kolonialisme yang memakan banyak korban.
Ehm, mari berhitung! Katakanlah Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945. Nah, kalau Belanda menjajah selama 350 tahun, berarti setidaknya mereka sudah melakukan penjajahan pada 1595. Padahal, saat itu Belanda belum datang dan masyarakat di Nusantara hidup "damai".
Setahun kemudian, Belanda memang tiba di Banten di bawah kepemimpinan Cornelis de Houtman. Hanya, saat itu de Houtman hanya ingin memulai perdagangan. Sayangnya, de Houtman dan rombongannya dianggap arogan sehingga diusir oleh penguasa Banten.
Baru pada 1598, Belanda bisa membuka perdagangan dengan penguasa Banten. Perdagangan mereka semakin meluas dan ramai, sehingga memicu persaingan antar pedagang, baik itu dari Belanda, Inggris, dan Portugis. Hal inilah yang membuat Verenigde Oostindische Compagnie (VOC) didirikan.
Picture Source: Indozone
VOC ini semacam serikat dagang. Tujuannya, agar para pedagang lebih teratur. Namun, VOC diberi hak khusus oleh Belanda untuk memonopoli perdagangan, bahkan sampai menguasai kerajaan-kerajaan di Nusantara.
Pada 1799, VOC dibubarkan lantaran dipenuhi korupsi, penyakit yang sampai sekarang masih diwarisi masyarakat Indonesia. Setahun kemudian, pemerintah Belanda mengambil alih perdagangan yang sebelumnya dilakukan VOC, sekaligus mulai melakukan penjajahan di Nusantara.
Sejak 1800 hingga 1912, berbagai perang dilakukan Belanda untuk mengalahkan kerajaan-kerajaan. Wilayah yang mereka kuasai pun kemudian dikenal dengan Nederlands Indie atau Dutch East Indies. Kita mengenalnya dengan Hindia Belanda. Pemimpinnya adalah Gubernur Jenderal.
Setelah 1912, baru dibenarkan bahwa Belanda menguasai seluruh wilayah Indonesia, kecuali Timor-Timur yang ada di bawah kekuasaan Portugis. Penjajahan ini tidak bertahan lama, karena Belanda kalah dari Jepang pada 1942. Setelah itu, Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada 1945.
Jadi, menurut kalian, sebenarnya berapa lama Belanda menjajah Indonesia, Mastiners?
Article Source: diolah dari berbagai sumber